Seketika ku dengar lantunan ayat dari surat cintanya
yang membuatku semakin merasakan ketenangan yang mendalam. Ku rasa ku mulai bisa melupakan apa yang selama ini
bergelut di dalam pikiranku. Tentang tugas kuliah yang semakin hari semakin
menumpuk saja. Terkadang aku jenuh, terkadang aku ingin membuang semua
buku-buku itu. Tapi aku berusaha menahan keegoisanku. Suatu saat nanti akan ada
hal indah yang tersimpan di balik ujian ini.
Malam mulai larut, mata ini masih saja memandangi monitor
leptop, sedangkan tangan ini tak henti-hentinya memencet tombol keyboard. Aku
mencoba menuliskan sebait kata rindu didalamnya. Aku merindukan mereka yang
berada jauh dari ku. Aku merindukan kasih sayang mereka. Disini tak ada satupun
orang yang mampu mengalahkan kasih sayang mereka padaku. Mungkin jika aku bisa
memilih, aku akan tetap tinggal bersama mereka. Sekarng aku berada jauh dari
mereka. Dan baru kali ini aku merasakan rasa rindu yang begitu dalam
mengalahkan dalamnya Laut Merah.
Aku mulai disibukkan
dengan tugas-tugas kuliah yang semakin banyak. Tidak hanya itu, kesibukan
organisasi pun membuatku jarang tidur malam. Mungkin hal-hal seperti itu banyak
dialami oleh mahasiswa-mahasiswa lainnya.
Apalagi seorang aktifis, waktunya banyak tersita oleh organisasi. Jalan hidup seseorang memang berbeda-beda. Ada
yang memilih untuk menjadi mahasiswa kupu-kupu alias Kuliah Pulang ada pula
yang memilih menjadi mahasiwa Kura-kura alias Kuliah Rapat. Itu semua
tergantung pada diri masing-masing. Semuanya baik, dan tak ada yang menilai
buruk. Hanya mungkin ada sisi baik nya dan ada pula sisi buruknya. Aku memilih
untuk aktif di keduanya. Menjadi aktifis akademik dan non akademik. Tujuanku
hanya 1, agar aku tidak menyia-nyiakan waktu yang ada. Mencari pengalaman
sebanyak mungkin.
Teringat orang tua yang membiayai kuliahku. Teringat kakak
yang selalu memberikan motivasi dan semangat untukku. Teringat mereka yang tak
henti-hentinya mendoakanku. Tak banyak kata terucap, hanya seuntai kata
Terimakasih yang setulus-tulusnya untuk keluargaku di desa. Aku merindukan
kalian semua.

0 komentar:
Posting Komentar